Tampilkan postingan dengan label Materi kuliah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Materi kuliah. Tampilkan semua postingan

Senin, 10 Juni 2013

Situs-situs Terpenting


membuat webside dengan menggunakan HTML,CSS XML, JavaScript, dan melihat hasilnya di browser.

(search engine)
tidak hanya menemukan apa saja dari web, tetapi juga mencari nomor telepon dan alamat melalui pencarian di direktori nomor telepon internasional

Ø  http://ilmukomputer.org/
(komputer)
menganalisis/menjelaskan tentang komputer

selain dunia search engine, situs ini memiliki banyak perangkat developer  web. Seperti : metatag buider dan analyzer

search engine ini dapat mengkustomisasi halaman homepage sesuai kebutuhan

search engine yang bisa mencari webside, audio,gambar,video,dan berita.

membuat filter  untuk memblok informasi yang tidak diinginkan.

(perangkat lunak)
menyediakan beberapa perangkat lunak terbaik komputer untuk di download

merupakan kumpulan dari banyak search engine dan bisa menspesifikasi apa yang ingi dicari

merupakan kumpulan dari search engine yang besar seperti google, dan yahoo.
jadi, tidak akan melewatkan sesuatu dari internet melalui hasil pencarian.

search engine berbasis meta ini tidak hanya membantu untuk mencari informasi dari web dan video tetapi juga dapat mencari pada white pages dan yellow pages.

membuat webside secara professional tanpa perlu belajar  HTML dan barang mewah lain.


menampilkan peta interaktif untuk menemukan hasil pencarian.

bisa melarang hasil pencarian kesitus tertentu dan menambahkan nya

memiliki beberapa tool dan fitur seperti toolbar untuk pencarian

membantu menemukan dengan cepat dan mudah hasil pencarian

bisa mencari hasil pencarian dengan sekaligus

bisa mencari informasi-informasi favorit

hasil pencarian akan dipisah-pisahkan berdasarkan cluster dan kategorinya



Read More ->>

Sabtu, 01 Juni 2013

INFINITIVE

       Infinitive adalah bentuk dasardari VERB, atau dengan kata lain, infinitive adalah VERB-1. Meskipun demikian, VERB-1 tidak selamanya berfungsi sebagai infinitive. VERB-1 disebut infinitive apabila tidak diikuti oleh suffixes (akhiran) –s, -es, atau –ies.
Menurut penggunaannya, infinitive dapat dibedakan menjadi dua, yaitu ;
ü  Infinitive with to
ü  Infinitive without to

1.     INFINITIVE WITH TO        
Infinitive with to. Kita menggunakan infinitive with to, jika :
Ø  Didahului oleh kata-kata kerja yang sering diikuti oleh infinitif.
a) Tidak mempunyai sebuah objek
agree (menyetujui), refuse (menolak), promise (berjanji), propose (bermaksud, berniat), decide (memutuskan), determine (memutuskan), hesitate (ragu-ragu), hope (berharap), regret (menyesal), learn (belajar), manage (berusaha), arrange (mengatur), undertake (berusaha), remember (ingat), forget (lupa), seem (rupa-rupanya, rasanya), try (mencoba, berusaha), fail (lalai, lupa), neglect (lalai)
contoh :
He tried to fix the car
He fails to return the book,  etc.

b) Boleh diikuti objek
ask (minta), help (membantu), expect (mengharapkan, mengira), like (suka), prefer (lebih suka), mean (bermaksud), intend (bermaksud), want (ingin, menghendaki), wish (hendak, menghendaki)
contoh :
He asked to be allowed to enter
I helped to open the letters
They asked me to wait a moment
I helped him to paint, etc.

c) Selalu mempunyai objek
advise (menasehati), urge (mendorong), tempt (menggoda), encourage (membesarkan hati, mendorong), warn (memperingatkan). invite (mengundang), request (minta, memohon), teach (mengajar), instruct (memerintahkan, melatih, mengajar),remind (mengingatkan), tell (mengatakan, menyuruh), command (memerintahkan), order (menyuruh), compel (memaksa, mengharuskan), oblige (mengharuskan), allow (memperkenankan), permit (mengizinkan, membolehkan), forbid (melarang)
contoh :
I advised him to give up smoking
I urged him to persevere, etc.
Ø  Didahului oleh ought :
Contoh: Children ought to obey their parents. Anak-anak seharusnya mentaati orang tua mereka
Ø  Didahului oleh to be
Contoh: He is very naughty to tease his friend. Ia sangat nakal menggoda temannya


          2.     Infinitive without to
                Infinitive without to bisa juga disebut dengan infinitive saja. Penggunaannya adalah sebagai berikut :

ü  Setelah modal auxiliaries (pembantu)
Penggunaan infinitive setelah modal auxiliaries dapat di rumuskan sebagai berikut :
SUBJECT + MODAL AUXILIARIES + INFINITIVE
Contoh :
        -   She will come.  ( Dia akan datang )
        -   The students should study hard. ( Para siswa harus belajar keras )
        -   We must leave as soon as possible. ( Kita harus pergi segera mungkin )
        -   The patient may take the medicine after meal. ( pasien mungkin minum obat setelah makan )



ü  Setelah physical perception
                Physical perception adalah kata kerja yang melibatkan panca indra kita. Kata-kata kerja yang termasuk physical perception adalah : SEE, LOOK AT, NOTICE, WATCH, OBSERVE, HEAR, LISTEN TO, FEEL, TASTE, dan SMELL. Penggunaan infinitive setelah physical perception dapat dirumuskan sebagai berikut :
SUBJECT + PHYSICAL PERCEPTION +OBJECT + INFINITIVE
Contoh :
        -   I saw him cross the road. (Aku melihat dia menyeberang jalan)
        -   The manager noticed the workmen repair the car. ( Manajer melihat pekerja memperbaiki                                                                                                                              mobil)
        -   We heard the lady sing a song. (Kami mendengar wanita menyanyikan sebuah lagu)
        -   The boys watch the man demonstrate his skill.  (Anak-anak menonton pria itu menunjukan                                                                                                        keterampilannya)
        -   He heard them talk about the accident.  (Dia mendengar mereka bicara tentang
                                                                                          kecelakaan itu)
Contoh

agree (menyetujui)
appear (tampak)
attempt (berusaha)
claim (mengklaim)
decide (memutuskan)
demand (menuntut)
desire (berkeinginan)
expect (berharap)
fail (gagal)
hesitate (ragu-ragu)
hope (berharap)
intend (bermaksud)
learn (belajar)
need (membutuhkan)
offer (menawarkan)
plan (merencanakan)
prepare (mempersiapkan)
pretend (pura-pura)
promise (berjanji)
refuse (menolak)
seem (tampak)
strive (berusaha keras)
tend (cenderung)
try (mencoba)
want (ingin)
wish (berharap)
would like (ingin/mau)
begin (mulai)
can’t bear (tidak tahan)
can’t stand (tidak tahan)
continue (melanjutkan)
dislike (tidak suka)
dread (takut)
hate (benci)
like (suka)
love (cinta)
prefer (lebih suka)
start (mulai)
stop (berhenti)
remember (ingat)
forget (lupa)
advise (menasehati)
allow (mengijinkan)
ask (menyuruh)
encourage (mendorong)
expect (mengharapkan)
force (memaksa)
invite (mengundang)
need (membutuhkan)
order (memerintah)
permit (mengijinkan)
remind (mengingatkan)
require (membutuhkan)
tell (memberi tahu)
want (menginginkan)
warn (memperingatkan)
would like (mau)
able (dapat)
anxious (cemas, antusias)
boring (bosan)
common (umum)
dangerous (berbahaya)
difficult (sulit)
eager (antusias)
easy (mudah)
good (baik)
hard (sulit)
pleased (senang)
prepared (siap)
ready (siap)
strange (aneh)
usual (biasa)




Catatan :
Kata kerja infinitive dapat juga digantikan dengan present participle (verb-ing).
                Present participle adalah kata yang dibentuk dengan menambahkan suffix (akhiran) -ing pada base form dari verb (verb+ing). Kadang-kadang terjadi doubling pada konsonan di akhir kata kerja tersebut.
·         run+ing —> running
·         swim+ing —> swimming

ü  Setelah kata kerja tertentu (certain verbs)
Kata kerja yang termasuk certain verbs yang dapat diikuti oleh infinitive adalah : LET, MAKE, HELP, WOULD RATHER, HAD BETTER. Penggunaan infinitive setelah kata-kata kerja tersebut dapat dirumuskan sebagai berikut :
SUBJECT + CERTAIN VERB + OBJECT + INFINITIVE
Contoh :
        -   We let him explain his reason. (Kami biarkan dia menjelaskan alasannya)
        -    The naughty boy made her cry histerically. (Anak laki-laki nakal membuatnya menangis                                                                                                     histeris)
        -    She helps her mother prepare dinner.  (Dia membantu ibunya menyiapkan makan malam)
        -    I would rather stay at home than go outside. (Saya lebih suka tinggal di rumah dari pada pergi                                                                                            ke luar)
        -    They had better red books than novel.  (Mereka memiliki lebih merah daripada buku novel)

v Infinitives dan Penggunaannya
                Yang dimaksud dengan infinitive adalah “to + verb1″. Misalnya: to run, to play, to sleep, to study, to do, to clean, to grow, to kick, to smoke, ect.
Infinitives pada umumnya digunakan sebagai object kalimat. Selain itu, infinitives juga kadang-kadang digunakan sebagai subject kalimat.

 A. Infinitives as Subjects
                Sebagai subject kalimat, infinitive pada umumnya dalam bentuk infinitive clause.
Contoh:
To play kites when it’s very cloudy is very dangerous. ( Bermain layang-layang ketika mendung tebal sangat berbahaya).
To study the grammar is a must if you want to improve your English. (Belajar grammar merupakan keharusan jika kamu ingin meningkatkan kemampuan bahasa Inggrismu).
To play football when drizzling is very joyful. (Bermain sepakbola ketika hujan rintik-rintik sangat menyenangkan).
                Dengan tidak merubah makna, ketiga kalimat di atas berturut-turut dapat diekspresikan sebagai berikut:
   It is very dangerous to play kites when it’s very cloudy.
   It is a must to study the grammar if you want to improve your English.
   It is very joyful to play football when drizzling.






B. Infinitives as Objects
                Sering kita harus menggunakan verbs setelah verbs lainnya. Jika verb diikuti oleh verb yang lain, maka verb yang mengikuti tersebut berfungsi sebagai object kalimat. Verbs yang mengikuti tersebut dapat berbentuk infinitive atau dapat juga berbentuk gerund, tergantung pada verb yang diikutinya. Verbs pada table berikut diikuti oleh infinitives.
Note :
Verbs pada baris pertama selalu diikuti oleh infinitives (tidak pernah diikuti oleh gerund).
Verbs pada baris kedua selain diikuti oleh infinitives juga dapat diikuti oleh gerunds dengan makna yang sama dengan bentuk infinitive-nya
Contoh:
Everybody has agreed to meet again next week. (Tiap orang telah setuju untuk bertemu kembali minggu depan).
Look! The newly born calf is attempting to stand on his own feet. (Lihat!. Anak sapi yang baru saja lahir itu sedang mencoba untuk berdiri di atas kakinya sendiri).
My brother didn’t forget to lock his car. (Kakak saya tidak lupa untuk mengunci mobilnya).
C. Setelah object pronoun atau noun
                Berbeda dengan verbs di atas, verbs pada tabel berikut umumnya membutuhkan object pronoun (i.e. me, you, him, her, it, them, us) atau noun  sebelum diikuti oleh infinitive.
Contoh:
The teacher advised us to study harder. (Guru itu menasehati kita untuk belajar lebih giat).
A success story can encourage people to be successful. (Sebuah kisah tentang kesuksesan dapat mendorong orang untuk sukses).
D.  Setelah adjectives
                Pada umumnya adjective dapat diikuti baik oleh infinitive maupun oleh gerund dengan tanpa merubah makna kalimat. Tetapi, ada beberapa adjective yang hanya diikuti oleh infinitive dan tidak pernah diikuti oleh gerund. Adjectives yang dimaksud disajikan pada  table berikut.
Note: able dan capable memiliki arti yang sama (i.e. bisa/mampu), tetapi grammarnyasangat berbeda; able diikuti oleh infinitive, sedangkan capable diikuti oleh of + gerund (Lihat contohnya pada pembahasan tentang gerund).
Contoh:
I am lazy to go to study English. (Saya malas pergi belajar bahasa Inggris).
She is happy to give you this present. (Dia bahagia memberimu hadiah ini).

E. Setelah nouns
Contoh:
I will go to a shopping mall to buy a new bag. (Saya akan pergi ke mall untuk membeli sebuah tas baru).
He is looking for a knife to peel the mango. (Dia sedang mencari sebuah pisau untuk mengupas mangga itu).
Ø Negation
                Infinitive dibuat negative dengan menempatkan particle (kata bantu) NOT di depan infinitive tersebut.
Contoh:
Everybody has agreed not to meet again. (Tiap orang telah setuju untuk tidak bertemu kembali).
Do you prefer not to study? (Apakah kamu lebih suka untuk tidak belajar?)

GERUND
Gerund adalah sebuah bentuk –ing pada sebuah verb yang ‘dibendakan’ (digunakan sebagai benda). Gerund ini penggunaannya seperti benda (noun). Fungsinya ada beberapa:
1.     Sebagai subjek. Eg : Writing is very much good.
2.     Sebagai objek yang mengikuti kata kerja. Eg: I like writing very much
3.     Sebagai objek yang mengikuti kata depan. Eg : I’m interested in writing.
4.     Mengikuti kata go untuk verb-verb tertentu. Eg : Chris went swimming the day before yesterday.
5.     Mengikuti expressions. Eg : She is lying on the bed watching TV.
6.     Mengikuti prepositional object, seperti : to be used to, to be accustomed to, object to, look forward to, to take to, confess to. Eg : I object to doing that, Emile confess to stealing that cheese.
7.     Membentuk noun phrase (frasa berupa kata benda). Eg : reading book, lying egg, boiling water, boring Dave, dll.
PERBEDAAN GERUND DAN INFINITIVE
Mengikuti verb tertentu “yang berbeda”
·         Verbs yang diikuti gerund: avoid, admit, appreciate, anticipate, continue, deny, detest, delay, enjoy, excuse, finish, forgive, fancy, keep, mind, postpone, prevent, risk, resist.
·         Sedangkan, verb yang diikuti infinitive : ask, allow, advice, beg, decide, expect, hope, intend, invite, instruct, learn, mean, need, purpose, promise, permit, want, warn,  would like, tell, teach, urge.
Dalam hal Prepositional Object: (To be) used to
·         Bila dalam infinitive, misalnya : I used to cry every night. Maka itu kebiasaan lama, si “I” sudah ga nangis tiap malam lagi. ^^
·         Sedangkan dalam gerund, misalnya : I’m used to crying every night. Maka itu kebiasaan sampe sekarang, si “I” sampai sekarang masih suka nangis tiap malam. @.@
Perhatikan bahwa untuk gerund kita pake to be, sedangkan untuk infinitive tidak. 
Perbedaan Makna
Ada kata kerja yang bisa diikuti ing (gerund) atau diawali to (infinitive) yang tidak berbeda makna (jadi bisa bebas kita gunakan). Yaitu : advise, begin, continue, dislike, hate, intend, like, love, prefer, propose, start. Namun ada kata yang bila digunakan dalam bentuk gerund akan berbeda makna dengan yang dalam bentuk infinitive, yaitu forget, remember, stop, regret. Contoh :
·         I forget cooking a bowl soup for you (si “I” lupa kalau dia sudah memasak sup untuk “you”)
·         I forget to cook a bowl soup for you (si “I” lupa, dan belum memasak sup untuk “you”)
·         The chef stops cooking (si chef berhenti masak)
·         The chef stops to cook (si chef berhenti untuk memasak)

Read More ->>

Rabu, 29 Mei 2013

PRESENT PARTICIPLE

Participle:  Kata kerja yang telah dikata-sifatkan, dan berfungsi sebagai kata sifat yang memberi sifat kepada noun.
Present Participle: Kata kerja + ing
-          mengandung arti aktif
-          menunjukkan waktu sekarang.

PENGGUNAAAN
1. Digunakan sebagai adjective, diletakkan didepan kt. benda yang mendapatkan keterangan sifat itu; sebagaimana kt. sifat biasa.
      Contoh:
  1. The poor boy is swept by rushing water.
  1. He opened the envelope with trembling hand.
  1. Suddenly he was surrounded by ten laughing little boy.
  1. In the distance we saw a running horse.
  1. At last we come at a small village lying to the north of theriver Brantas.
  1. He rode away. He whisled as he went.
  1. When I was walking to school. I saw him there.
  1. They were happy. They were traveling in Bali
  1. He opened the drawer and took out a revolver.
  1. She raised the trap door and painted to a flight of steps.
  1. We take of our shoes we creep cautiously along passage.
  1. She went out, slamming the door.
  1. He tried, wounding one of the bandits.
  1. I feel, Striking my head against the door and cutting it. 

2. Digunakan sebagai adjective, bisa juga di letakkan dibelakang kata benda yang mendapat keterangan sifat itu, apabila diiringi oleh kata-kata lain; maka participle dan kata-kata yang mengiringinya itu serupa dengan anak kalimat keterangan sifat.
      Contoh:
a.       The Chinese people is the largest community in the world possesing a common 
written language.
(The Chinese people is the largest community in the world which posses  a common written language)
(At last we come at a small village which lies to the north of theriver Brantas)
3.  Bila ada peristiwa yang mempunyai 2 subjek yang sama dan terjadi pada waktu yang bersamaan, salah satu dari keduanya dapat dituliskan dalam present participle.
      Contoh:
= = = He rode away whistling.
= = = Walking to school, I saw him there.
= = = They were happy traveling in Bali.
4. Bila ada suatu peristiwa yang segera diikuti oleh peristiwa lainnya; dan hal itu dilakukan oleh subjek yang sama, maka peristiwa yang pertama sering diungkapkan dengan present participle.
      Contoh:
= = = Opening the drawer he took out a revolver.
= = = Raising trap door and painted to a flight of steps.
= = = Taking of our shoes wecreep cautiously along passage.
5. Bila peristiwa yang kedua merupakan bagian dari peristiwa yang pertama atau merupakan hasil dari peristiwa sebelumnya, maka peristiwa kedua dapat diungkapkan dlm bentuk present participle.
      Contoh:
6.  Present participle dapat juga menggantikan :
            as/ since/ after/ because/ +  S+V
     Contoh:
a.       Not knowing what to do, I telephoned the poice.
= = = (because I didn’t know what to do ............)
b.      Putting down my newspaper, I walked over to the window and looked out.
= = = (After I had put down my news paper..............)
c.       Fearing that the poice recognise him, He never went out in day light.
= = = (As/ because he feared ................)

Read More ->>

Minggu, 26 Mei 2013

Perbedaan hardisk sata pata scsi

PATA (Paralel ATA) / IDE

ATA sendiri merupakan singkatan dari Advance Technology Attachment, sebuah standar yang
digunakan untuk menghubungkan hard disk, drive CD-ROM, atau DVD-ROM pada komputer. Nama ini (PATA) resmi disandang sejak hadirnya SATA, dimaksudkan untuk menandakan perbedaan diantara keduanya (dahulunya hanya disebut ATA). Disebut sebagai Parallel ATA karena pemasangan harddisk dengan system ini dilakukan dengan satu atau dua IDE device dapat dipasang dengan satu kabel dan terkoneksi dengan satu port IDE secara parallel.
PATA tidak memiliki kemampuan Hot Swapable, kabel data yang dibutuhkan mencapai 40 kabel yang membuatnya dinilai tidak praktis, serta memiliki panjang kabel interface maksimal 18 inci (46 cm), namun banyak juga produk yang tersedia di pasaran yang memiliki panjang hingga 36 inchi (91 cm). Kabelnya sendiri menggunakan ribbon-cable yang lebar. keterbatasan ini menjadikan PATA hanya sebagai interface internal storage, demikian harga lebih murah. kecepatan transfer data dimulai dari 33Mbps,66Mbps,100Mbps, sampai 133 Mbps(ATA 33/66/100/150)

SATA (Serial ATA)

Interface ini merupakan pengembangan dari PATA, yang pertama dirilis pada tahun 2002. SATA didefinisikan sebagai teknologi yang didesain untuk menggantikan ATA secara total. Dimana satu device dipasang pada satu port SATA, pemasangan kabel lebih rapi dan lebih kecil dibanding kabel IDE. SATA juga dilengkapi dengan teknologi NCQ (Native Command Queuing) adaptasi dari TCQ (Tag Command Queuing) yang digunakan pada harddisk SCSI. Teknologi ini menjadikan kinerja SATA lebih efisien akibatnya kinerja mekanis juga lebih efisien dan menjaga umur harddisk menjadi lebih lama (awet) dan akses data jauh lebih cepat dibanding dengan PATA.
Digadang-gadang dengan teknologi NCQ, SATA dimungkinkan menjadi interface eksternal (eSATA) dan tanpa meninggalkan fasilitas hot plug untuk menjadikan harddisk sebagai removeable storage.

Perbedaan yang paling mencolok dari kedua harddisk ini adalah bentuk kabelnya, bisa dilihat dari gambar dibawah ini.


Kabel sata menggunakan kabel yang lebih kecil dari PATA (15-pin cmiww). Adapter dari serial ATA mampu mengakomodasi transfer data dengan kecepatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan ATA sederhana. Walaupun menggunakan kabel lebih kecil, tapi SATA lebih cepat daripada PATA. Jika kecepatan ATA mencapai 133 Mbps, SATA memiliki kecepatan lanjutannya, yaitu 150 Mbps (SATA I), 300 Mbps (Sata II), dan 600 Mbps (SATA- 600/SATA III).
Antarmuka SATA generasi pertama dikenal dengan nama SATA/150 atau sering juga disebut sebagai SATA 1. SATA 1 berkomunikasi dengan kecepatan 1,5 GB/s. Kecepatan transfer uncoded-nya adalah 1,2 GB/s. SATA/150 memiliki kecepatan yang hampir sama dengan PATA/133, namun versi terbaru SATA memiliki banyak kelebihan (misalnya native command queuing) yang menyebabkannya memiliki kecepatan lebih dan kemampuan untuk melakukan bekerja di ling­kungan multitask.
Di awal periode SATA/150, para pembuat adapter dan drive meng­gunakan bridge chip untuk mengonversi desain yang ada dengan antarmuka PATA. Peranti bridge memiliki konektor SATA dan memiliki beberapa konektor daya. Secara perlahan-lahan, produk bridge mengakomodasi native SATA. Saat ini kecepatan SATA adalah 3GB/s dan para ahli sekarang sedang mendesain teknologi untuk SATA 6GB/s.

Beberapa fitur SATA adalah:
* SATA menggunakan line 4 sinyal yang memungkinkan kabel yang lebih ringkas dan murah dibandingkan dengan PATA.
* SATA mengakomodasi fitur baru seperti hot-swapping dan native command queuing.
* Drive SATA bisa ditancapkan ke kontroler Serial Attached SCSI (SAS) sehingga bisa berkomunikasi dengan kabel fisik yang sama seperti disk asli SAS, namun disk SAS tidak bisa ditancapkan ke kontroler SATA.
Kabel power dan kabel SATA mengalami perubahan yang cukup signifikan dibandingkan kabel Parallel ATA. Kabel data SATA menggunakan 7 konduktor di mana 4 di antaranya adalah line aktif untuk data. Oleh karena bentuknya lebih kecil, kabel SATA lebih mudah digunakan di ruangan yang lebih sempit dan lebih efisien untuk pendinginan.

SCSI (Small Computer System Interface)
SCSI dibaca skasi, awalnya bernama SASI ( Shugart Associate System Interface ). SCSI banyak
digunakan untuk koneksi dalam Server dan juga sering digunakan oleh apple. SCSI mempunyai
berbagai macam versi, yaitu SCSI, Ultra-2 SCSI dan Ultra-3 SCSI. SCSI-1 memiliki 2 macam kecepatan yang bekerja secara asinkron, yaitu 3.5 MB/detik atau 5MB/detik. Panjang kabel ini mencapai 6 meter. Lalu pada tahun 1989 SCSI versi 2 diluncurkan, pada versi ini terdapat 2 varian yaitu Fast SCSI yang memiliki kecepatan 10MBps dan Wide SCSI yang memiliki kecepatan 20 MBps. Kemudian dilanjut dengan kehadiran SCSI versi 3 yang memiliki 2 varian pula, yaitu Ultra SCSI dan Ultra Wide SCSI. Lalu pada tahun 1997 Ultra-2 SCSI diluncurkan
dan mempunyai 2 varian pula, yaitu Ultra2 SCSI yang memiliki kecepatan 40MBps dan Ultra2 Wide SCSI yang memiliki kecepatan 80Mbps. Keduanya menggunakan kabel mencapai 12 meter. Lalu pada versi Ultra-3 SCSI mempunyai kecepatan 160Mbps. Hard disk SCSI lebih banyak digunakan untuk server atau sistem yang memerlukan hard disk yang sangat cepat, misalnya untuk keperluan multimedia. Karena harganya cukup mahal, maka interface ini jarang digunakan untuk keperluan personal.

Read More ->>